Followers

kursus

Kursus Rawatan Islam Terbaru

Tahap 1 : akan diadakan pada 19 - 20hb. September 2015 di Akrine Kuang

Kursus ini akan menekankan kepada perkara-perkara asas dalam rawatan Islam. Kursus ini sesuai bagi pelatih baru dan juga kepada pesakit yang mahu merawat dirinya sendiri.

Pada tahap ini, peserta akan diajar antaranya:

* Bagaimana alam jin
* Kaedah membenteng diri
* Teknik mengesan kehadiran jin
* Teknik racun
* Teknik dialog
* Teknik mengeluar jin (tarik guna serban / botol)
* Teknik mandian pesakit
* Teknik bakar batu-bata
* Akrionics
* Garis panduan merawat
* Latihan rawatan
Yuran adalah RM250.00 sahaja. Tempat adalah terhad. Hanya peserta Tahap 1 yang layak untuk mengikuti kursus Tahap 2

SMS butiran anda nama, alamat, pekerjaan kepada 019 758 4801

Tahap 2 : akan dimaklomkan

Pada tahap ini hanya bagi mereka yang telah mengikut kursus tahap 1 dan perawat-perawat (bekas pelatih Akrine) yang ingin mengulangkaji / mendalami teknik rawatan. Ia lebih menekankan kepada mereka yang benar-benar mahu menjadi seorang perawat.

Antara kandungan kursus adalah:

* Persiapan diri seorang perawat
* Keperluan bilik rawatan
* Teknik tikam
* Teknik baling
* Teknik tidurkan jin
* Teknik Kembara dan Rawat (TKR)
* Teknik Rotan Objek (TRO)
* Teknik ambil barang sihir
* Teknik Rawat Tanpa Sentuh Pesakit (RENTAP)
* Teknik Serkupan Azab (TSA)
* Keberkesan Rawatan
* Latihan

Yuran adalah RM250.00 sahaja (sila bank in ke Maybank Islamic 562740110528 Pusat Rawatan Islam Nur Ehsan)

Kursus bermula 8.30 pagi sehingga 5.00ptg

Sila sms nama, tempat tinggal, pekerjan dan tahap kursus yang dipohon ke 019-7584801

Tarikh tutup permohonan adalah seminggu sebelum tarikh kursus


Penginapan di tempat kursus bagi peserta lelaki (percuma) dan sesiapa yang memerlukan Homestay sila membuat tempahan( Homestay 1: Tn. Hj. Saad 0126794304 Homestay 2 : En. Majid 0136051892 Homestay 3: Tok 4 Taufik 0122670577) dengan kadar yang segera.

Hotel yang terdekat terdapat di TSB BBaru Sg. Buluh

Kusus Pengukuhan Tahap 3

Tarikh : 15hb. November 2014

Tempat : Dewan Burhanuddin Helmy, Kuang

Masa : 8.30 pagi hingga 5.00 petang

Yuran : RM100.00

Wednesday, February 25, 2009

Gaza - Keajaiban bantuan tentera ALLAH

Email yang saya terima yg dipetik dari catatan dalam versi Indonesia (tanpa pembetulan dari saya)

Dr. Abdul Rahman Yusuf Jamal

Tidak kebetulan bahwa perang yang dialami oleh rakyat Palestina di Gaza dengan penuh ketegaran dan sabar disebut dengan perang Al-Furqan. Penamaan itu sudah takdir Allah/ perang ini adalah perpanjangan dari perang Badar yang dinamakan Allah Maha Kuasa pada Hari Al-Furan dimana bertemua dua kelompok.

Dalam peperangan Badar kebersamaan Allah sangat tampak dengan pertolongan-Nya kepada orang yang beriman yang jumlahnya sedikit. Bahkan Allah mentadbir dan mengatur peperangan itu dengan mengerahkan malaikat untuk beperang dengan orang-orang yang beriman, malaikat memberikan rasa kantuk kepada orang mukmin untuk keamanan dan ketenangan bagi mereka, menurunkan air dari langit untuk untuk membersihkan orang-orang beriman dari kotoran setan dan mengikat hati-hati mereka dan meneguhkan kaki-kaki mereka, Allah mewahyukan kepada para malaikatnya untuk mengatakan



“أني معكم فثبتوا الذين آمنوا سألقي في قلوب الذين كفروا الرعب”

“Bahwa Aku bersama kalian, maka kukuhkanlah pendirian orang-orang yang beriman. Akan kami berikan ketakutan dalam hati orang-orang kafir,” (Al-Anfal: 12)

Malaikat ikut memerangi orang-orang musyrik



“فاضربوا فوق الأعناق واضربوا منهم كل بنان”

“Maka pukullah atas leher-leher mereka dan pukulah ujung jari-jari mereka”

Dan bidikan lemparan rasulullah yang mengena kepada sasaran

“فلم تقتلوهم ولكن الله قتلهم وما رميت إذ رميت ولكن الله رمي “

“Maka tidaklah kalian yang membunuh mereka (orang kafir) tapi Allah yang membunuh mereka, dan tidaklah engkau yang melempar ketika engkau melempar namun Allah yang melempar” (Al-Anfal: 17)

Allah memperlihatkan jumlah orang-orang musyrik di mata Rasulullah dalam mimpinya dengan jumlah sedikit, dan Allah memperlihatkan di mata orang-orang mukmin jumlah orang-orang kafir sedikit. Ketika dua kelompok ini bertemu maka orang-orang kafir melihat jumlah orang mukmin dua kali lipat. Allah menolong siapa saja yang dikedendaki. Semua itu adalah karamah di pertempuran Al-Furqan.
Dalam pertempuran Al-Furqan di Gaza beberapa bulan lalu, sangat tampak kebersamaan dan dukungan pertolongan Allah kepada para mujahidin dan bahkan manusia secara umum. Allah memberikan sejumlah karamah kepada mujahidin untuk memberikan keteguhan di hati mereka. Itu tidak aneh dan asing. Para ulama menegaskan dengan dalil kuat bahwa para malaikat yang turun di perang Badar untuk berperang bersama orang-orang mukmin itu tidak khusus untuk ahli Badar namun umum untuk semua golongan orang-orang yang beriman; jika mereka ikhlas dan benar dalam jihadnya untuk meninggirkan kalimat Allah dan menegakkan syariat-Nya. Sejumlah mujahidin yang berada di medan jihad di Gaza menceritakan cerita-cerita yang terjadi dengan mereka yang membuat mereka tenang hatinya.

Karamat pertama adalah ketegaran para mujahidin di medan perang yang digempur habis pesawat tempur di atas mereka, tank di sekeliling mereka. Namun mereka tetap berperang tanpa rasa gentar. Orang-orang yang menyaksikannya memiliki prasangka macam-macam terhadap Allah dan orang-orang seakan terguncang gempa bumi dengan dahsyat. Factor-faktor pertolongan di bumi sudah habis dan hanya ada pertolongan dari Allah. Maka Allah melimpahkan karamah kepada mereka. Dalam peperangan yang pernah dialami kaum muslimin sepanjang sejarah banyak kisah-kisah yang tentang karamah ini.

Salah satu karamah terjadi di desa Migraqah. Dimana sejumlah mujahidin melihat dengan mata kepala mereka sendiri. Mereka melihat sebuah rumah dihancurkan Israel dengan bom besar sehingga khawatir akan merembet ke rumah sebelanya. Dalam kebakaran hebat itu, mereka melihat seorang mujahid berdoa kepada Allah dengan menangis: “Wahai Allah yang menjadikan api dingin dan keselamatan bagi Ibrahim, padamkan api dengan kehendak-Mu” hanya selang tiga menit api itu padam. Maka para mujahidin yang turut menyaksikan itu menangis semua karena mereka merasakan Allah menolong dan mengabulkan doa mereka.

Masih pertempuran di Migraqah dimana pesawat-pesawat tempur Israel menggempur dan mengepung mujahidin dari atas mereka. Mereka tidak dapat bergerak. Tiba-tiba datang mendung yang memayungi mereka dan menutupi pesawat tempur Israel untuk melihat bumi. Maka para mujahidin bergerak menghindari tempat itu.

Ada juga cerita seorang mujahidin yang mengalami sendiri bersama rekan-rekannya yang sedang berada di sebuah rumah. Rudal dan misil dari pesawat dan tank Israel menggempur habis mereka, namun tak seorangpun terkena serangan itu. Sebagian kami merasa takut. Namun tiba-tiba ia mengajak kami menghadang tank-tank Israel yang menyerang kami sehingga Allah memberikan pertolongan untuk meledakkan beberapa tank yang ada. Maha Suci Allah yang menurunkan ketenangan dalam hati-hati orang yang beriman sehingga keimanan dan Allah memiliki tentara-tentara di langit dan bumi dan Allah Maha Perkasa dan Bijaksana.

Seorang mujahid menceritakan kepada penulis bahwa mereka melihat dua tank meledak dan terbakar di tempat mereka memasang bom ranjau. Ketika kami menghampiri dua tank Israel yang meledak, ternyata bom yang kami menemukan bom ranjau yang kami pasang belum meledak. Seorang mujahid lain menceritakan bahwa ia sendirian ketika setelah memasang bom ranjau. Beberapa saat kemudian ia sudah dikepung tank-tank Israel . Ia diberondong oleh tank-tank itu. Ia berbisik dalam dirinya, carilah tempat lebih aman. Namun ia mendengar suara tanpa wujud; tetap di tempatmu. Maka dia tetap berdiri di tempatnya tiba-tiba ketenangan merasuk dalam hatinya dan Allah memberikan pertolongan dengan meledaknya tank Israel . Seorang mujahidin lain menceritakan bahwa ketika dia hendak melepaskan misil, ia merasa ada yang membetulkan bidikannya ke kanan dan kiri sedikit.

Penulis sendiri mencium aroma wangi yang keluar dari kantong jasad kaku sang Syahid Abdullah As-Shanik padahal sudah 20 hari terbungkus. Aroma yang sama juga penulis cium dari jasad Syahid Musa Hasan Abu Nar yang terbunuh dan darahnya mengucur di lantai masjid. Meski darah itu dibersihkan namun aroma itu masih wangi. Bukan hanya penulis yang menciumnya namun yang lain juga demikian. Ini untuk meyakinkan penulis akan kebenaran jalan dan langkah Rasulullah saw meski orang-orang kafir dan munafik benci.

Bahkan kesaksian-kesaksian pasukan Yahudi yang disiarkan oleh Chanel 10 Israel bahwa mereka menyaksikan sosok aneh yang mereka yakini sebagai hantu yang keluar dari bumi dan memerangi mereka. Kesaksian seorang prajurit Israel yang buta akibat dilempar seorang laki-laki berpakaian putih-putih di matanya.

Bahkan ketakutan yang dicampakkan di hati-hati orang yahudi menjadikan mereka yang memiliki senjata jauh lebih canggih dari senjata kaum mujahidin ketakutan menyerang permukiman warga dan hanya menyerang anak-anak, wanita, kakek, nenek dan sipil yang tidak membawa senjata.

Wahai warga Gaza, para mujahidin yang sabar dan tegar, Allah bersama kalian kalian membuat perang kemuliaan di Gaza dan kalian tulis sejarah yang di lembaran bersinar, kalian kalahkan legenda militer Israel yang konon tak terkalahkan, kalian tanamkan ruh jihad di dalam umat meski dengan pengorbanan dan penghancuran rumah-rumah, meski mengorbankan syuhada dan luka-luka, kalian jual jiwa-jiwa kalian dan harta kalian dengan surga dan Allah membelinya, maka bergembiralah dengan perdagangan kalian dan itulah kemenangan yang besar.
Bagi-Mu ya Allah segala pujian dan bagi-Mu segala syukur, semua urusan dikembalikan kepada-Nya, yang terang dan rahasia, segala puji dengan Islam, Iman, Al-Quran, dengan ribat, jihad, sehingga Engkau mudahkan urusan kami dalam mengalahkan musuh kami, dan Engkau tolong mujahid kami. Segala puji bagi-Mu sesuai dengan wajah-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

Pengalaman Merawat 13 - teknik pancing

Di dalam badan seorg pesakit diketahui ada ratusan jin2 saka. Kebanyakannya telah dikeluarkan dgn pelbagai kaedah tarik. Mereka tinggal di layer yg berlainan. Layer yg teratas mudah dikeluarkan krn mereka sgt sensitif kpd sentuhan perawat. Kesemua mereka dpt mendengar perbualan pesakit tetapi mereka tiada upaya melihat antara satu layer dgn layer yg lain.

Ketika rawatan dijalankan muncul satu jin yg menetap di bhgn belakang pesakit. Beliau dikesan berada di lokasi/point yg sama sepertimana jin2 yg dikeluarkan sblm ni.

Sy: "Siapa ni?"
Sofeah: "Sy Sofeah, boleh tak keluarkan sy."
Sy: "Rasanya dah byk kali sy lakukan rawatan pd point ni."
Sofeah: "Ya la, kami tinggal berlapis-lapis."
Sy: "Kamu berada di lapisan yg ke berapa?"
Sofeah: "Tujuh...tujuh petala langit, tujuh petala bumi..(sambil tertawa)"
Sy: "Jgn la buat lawak pulak."
Sofeah: "Ha...ha. Ok...ok. Entahlah sy pun tak tahu lapisan yg ke berapa."
Sy: "Ok lah. Boleh tak sy sedut kamu (direct) pakai botol?
Sofeah: "Tak boleh. Sedutan tu tak beri kesan langsung pd sy."
Sy: "Habis tu mcmana?"
Sofeah: "Pancing la sy."

Sofeah kemudian mengajar sy teknik menggunakan besi rawatan untuk memancing beliau. Botol yg dibacakan Yaasin:9 disediakan bg memasukkan Sofeah.

Sofeah: "Ha...sy nampak cangkuk. Sekarang sy akan gayut pd cangkuk ni."
Sy: "Ok sekarang sy tarik kamu keluar."

Semasa proses tarik menggunakan besi rawatan dilakukan, pesakit memberikan respond seperti sesuatu keluar dari bhgn tersebut. Sofeah kemudian dimasukkan ke dlm botol sblm dihantar ke Serambi Al-Quds. Pesakit kemudiannya sedar.

Nota: Teknik ini masih dlm R&D.

*Semua yang berlaku adalah dengan izin Allah swt*

Monday, February 23, 2009

Gabungan Teknik RIDAM-AKRINE

Pada hari Khamis yang lalu Ust. Syakirin dari Rawatan Islam Darul Manzil (RIDAM) datang menziarahi saya. Beliau baru balik dari mengendalikan kursus rawatan di Port Dickson dan dalam perjalanan balik ke Terengganu.

Beliau menghadiahkan saya buku karangan beliau “panduan lengkap menjadi Perawat” setebal lebih 200 muka. Saya mengucapkan jazakALLAHu khairan katsira kepada Ust. Syakirin.


Semasa kehadiran beliau saya sedang merawat seorang pesakit, biasalah setelah diajak keluar ada yang ditikam dan ada yang dihantar ke Serambi Mekah. Oleh kerana cerita rawatan sudah hampIr stereo type saya kurang menulis perihal rawatan saya. Cuma kini teknik tikam dan pancung jarak jauh saya semakin mantap yang membolehkan saya berurusan merawat dengan pesakit dengan jarak yang amat selesa… alhamduliLLAH.


Saya beri peluang kepada Ust. Syakirin untuk merawat menggunakan teknik mata batinnya. Beliau mengepit

kaki pesakit dengan besi rawatan dan apabila pesakit kerasukan melepaskan jari kaki dan memegang kepala pesakit.


Ust. Syakirin meminta pesakit memejamkan mata dan menyuruh jin itu menunjukan tempat barang sihir diletakan. Ust. Syakirin juga memejamkan matanya. Jin berkenaan membawa beliau ke beberapa lokasi seperti di rumah, di kedai makan dan sebagainya. Adakalanya Ust menyuruh jin mengangkat dan membuang dan ada masanya beliau mengangkat “secara batin” dan membuang ke sungai juga secara batin.


Setelah habis barang sihir pesakit sedar dan Ust Syakirin pun membuka matannya dan dia amat keletihan.


Setelah Ust. Syakirin berangkat balik saya masih melakukan rawatan terhadap pesakit berkenaan, saya akhirnya berjaya membongkar masalah pesakit ini lebih lanjut lagi. Atas permintaan pesakit saya terpaksa merahsiakan penemuaan saya (rahsia ini tidak ada kena-mengena dengan kisah rawatan RIDAM sebelum ini).


Seterusnya pada hari Jumaat saya melakukan rawatan kepada seorang ibu beserta 2 orang anak perempuannya.

Setelah menggunakan teknik biasa saya, saya meminta pesakit (anak perempuan yang sulung) memegang hujung besi rawatan sambil memejam mata. Saya memegang hujung besi yang sama dan juga memejamkan mata.


Saya membaca ayat-ayat pilihan saya dan minta pesakit membuka “mata batinnya” dan bertanya apa yang dia nampak. Pesakit berada di kampong lamanya dan kami mula mengembara dari halaman rumah, reban ayam dan sebagainya. Kami menjumpai pelbagai barang sihir yang digunakan oleh orang berkenaan dan juga membuangnya.


Pesakit nampak dengan jelas OKS!


Kemudian tiba giliran si ibu, teknik kembara sekali lagi dilakukan, kali ini di rumah mereka sendiri. Pertama pesakit ternampak wajah OKS menabur barang sihir di pintu masuk. Saya ajak masuk ke rumah dan periksa bilik ke bilik. Di bilik pesakit kami temui tasbih di bawah bantal pesakit yang digunakan sebagai barang sihir, bra beliau juga telah disimbah air sihir, bantal angah juga ada barang sihir. Secara mata batin kami buang barang-barang sihir ini ke dalam longkang besar yang mengalir airnya.


Pengalaman kembara sebegini ini amat baru bagi saya sebagai adaptasi dari Ust. Syakirin RIDAM.


Jam 12.00 tengahari saya memerima pesakit kecemasan. Dalam keberatan untuk merawat kerana nak bersiap solat Jumaat saya terima juga. Masa Cuma ada 1jam sedangkan pesakit saya ini dikenalpasti diganggu oleh jin-jin polong yang degil. Jin polong sukar untuk disembelih menggunakan teknik sembelihan biasa, saya sembelih secara menikam pesakit samada dengan besi rawatan atau tikam jarak jauh. Satu tikaman mengambil masa 30 saat sambil menyebut ALLAHu AKBAR berulangkali.


Pesakit mengadu sakit perut bersangatan seperti mahu bersalin sedangkan dia tidak mengandung. Pada rahim pesakit ada satu jin perempuan Islam yang melekat secara berakar. Puas saya cuba menarik sebelum ini tetapi gagal kerana pesakit amat menderita bila ditarik begitu juga “nenek” yang berakar itu juga kesakitan. Saya pernah minta tangguhkan rawatan sementara mendapat ilham bagaimana nak keluarkan nenek yang tak bersalah berkenaan dari tubuhnya.


Ilham saya lambat sampai, suami pesakit membawa ke Taiping dan dirawat oleh 3 orang bekas penuntut DarusSyifa. Mereka menggunakan kuku ibu jari untuk menikam jin yang mengganggu. Apabila nenek menjerit kesakitan minta rawatan dihentikan mereka mengatakan semua jin adalah penipu dan sebaik-baik jin adalah sejahat manusia! Akhirnya mereka gagal juga mengeluarkan nenek, dan bila berjumpa dengan saya semula sekembalinya dari Taiping kerana kesakitan yang amat sangat, nenek menunjukan kesan lebam bersangat di pergelangan tangan pesakit kerana ditekan oleh perawat Taiping. Nenek juga memberitahu perawat2 menekan dengan tangan di bahagian hampir payudara dan juga lebam dengan amat teruk sekali.


Saya terpaksa “mengutuk” teknik rawatan lepasan Darussyifa ini kerana teknik rawatan ini boleh menjejaskan nama perguruan kita.


Ilham akhirnya saya perolehi dari pakar-pakar hospital jin Serambi Madinah. Pesakit mesti minum air yasin 7 mubin selama 1-4 bulan bergantung kepada keizinan ALLAH. Maka pesakit mengamalkannya dan kini nenek sudah longgar agaknya.


Jadi bila pesakit rasa macam nak bersalin, saya menduga nenek sudah nak release dari keadaanya yang melekat pada rahim pesakit.


Kali ini saya ajak pesakit mengembara ke dalam tubuhnya sendiri.


Teknik RIDAM saya gunakan dengan beberapa ubah-suai (Saya seboleh mungkin tidak akan sentuh pesakit wanita saya, sedangkan RIDAM perlu pegang ibu jari pesakit).


Kembara bermula dari kepala sehinggalah ke hujung kaki.


Pesakit menangis melihat tubuhnya hampir keseluruhannya dihuni oleh jin-jin polong. Saya minta dia tadahkan tangannya dan saya bekalkan dengan api dan minta dia melontar kepada semua polong-polong berkenaan.

Pesakit melakukan apa yang saya suruh. Maka kedengaranlah lolongan demi lolongan jin-jin yang mati akibat balingan api berkenaan.


AlhamduliLLAH rawatan menjadi mudah! Saya tak perlu sembelih satu persatu seperti sebelum ini. AlhamduliLLAH.


Kini saya suruh dia periksa keadaan nenek, benar… nenek sudah longgar tetapi masih ada akar yang belum putus. Rupanya nenek dimakan polong! Kakinya berdarah dan badannya cedera. Itulah punca pesakit ini kesakitan seperti nak bersalin. Saya minta pesakit betulkan kedudukan nenek dan pagar nenek dengan ayat kursi 6 penjuru. Kemudian saya doakan kesembuhan untuk nenek.


Pesakit meminta izin kepada saya untuk kembara ke rumahnya. Didapati kawasan rumahnya adalah tempat jin berpesta, siap ada unggun api (siang manusia malam bagi jin). Saya minta dia focus kepada barang sihir. Kami temui ditanam diantara dua pokok. Kain kuning ditanam agak dalam, kami menggalinya. Saya cuba menarik keluar. Oops nenek kesakitan! Rupanya itulah kembar nenek yang tidak dapat kami jejaki sebelum ini….

Pengembaraan ini masih panjang…. Saya sudah letih mencatit… cukuplah setakad ini.


Apa yang saya ingin utarakan melalui kisah ini adalah saya telah berjaya dengan izin ALLAH mengadaptasi teknik buka mata batin RIDAM dan ternyata amat membantu biizniLLAH. Pandangan saya hanyalah melalui ilham sedangkan pesakit mengembara secara jelas. Saya perlu menguasai ilmu ini dan memastikan tidak ada tangan ketiga yang terlibat dalam teknik ini. Perjalanan masih jauh dan doakan saya agar sentiasa dibawah jagaan ALLAH. Amin!

Monday, February 16, 2009

Pengalaman Merawat 12 - Kuda Terbang


Pesakit mengalami sakit kaki (bhgn buku lali) sejak di alam persekolahan lagi. Walaupun telah diurut dan dirawat dgn pelbagai kaedah lain, sakit itu tetap tidak hilang sehinggalah pesakit skrg berumur 37 tahun.

Ali adalah jin yg masuk melalui bhgn kaki yg terseliuh itu sejak 23 tahun yg lalu. Beliau berkahwin dgn jin saka yg memang menetap di badan pesakit dan dikurniakan 3 anak (2 perempuan dan 1 lelaki).

Ali menyatakan hasrat utk berhijrah ke Mekah bg membina hidup baru keluarganya. Sy menyatakan persediaan utk menghantarnya ke sana, jika diizinkan Allah swt. Akan tetapi Ali menolak kaedah yg sy biasa gunakan utk menghantar jin2 sebelum ini.

Ali: “Kami nak pergi Mekah naik kuda.”

Sy: “Naik kuda? Pasti perjalanan ini akan mengambil masa yg lama.”

Ali: “Tak. Mohon la pd Allah kuda yg memiliki sayap.”

Sy: “Wujud ke(kuda yg bersayap)?”

Ali: “Ya. Ada…”

Dgn serta-merta sy teringat akan kisah perbualan antara Rasulullah s.a.w. dan Siti Aisyah r.a. pd ketika Siti Aisyah r.a. sedang bermain akan boneka berbentuk kuda yg bersayap. Berikut adalah perbualan tersebut yg dipetik dari buku ‘Didik Anak Cara Rasulullah SAW’ karangan Muhammad Nur Abdullah Hafiz Suaid;

“Dgn sanad shahih, Abu Daud meriwayatkan dari Aisyah r.a. bhw dia berkata: ‘Rasulullah saw dtg dari perang Tabuk, atau dari perang Hunain, sedangkan Aisyah berada di balik tabir. Angin berhembus yg kemudian menyingkap tabir tersebut dan terlihatlah anak2 patung milikku.’ Di situ Baginda melihat seekor (anak patung) kuda yg mempunyai dua sayap. Baginda bertanya: ‘Yang ini apa?’ Aisyah menjawab: ‘Kuda.’ ‘Lalu ada apa itu?’ tanya Baginda lagi. Aisyah menjawab: ‘Dua sayap.’ ‘Kuda mempunyai dua sayap?’ tanya Baginda. Aisyah menjawab: ‘Bukankah Engkau tahu bhw Sulaiman a.s. mempunyai sekian kuda yg bersayap.’ Aisyah selanjutnya menceritakan: ‘Lalu Baginda tertawa hingga aku dpt melihat gigi2 geraham Baginda.”

Kami berdua memanjatkan doa kpd Allah swt dan berikut adalah dialog yg berlaku;

Ali: “Ha…kuda dah sampai.”

Sy: “Mana?”

Ali: “Ni, dekat sini (sambil mengangkat tgn di sisinya)

Sy: “Warna apa?”

Ali: “Kelabu, sayapnya pun warna kelabu.”

Sy: “Ok lah kalau begitu, kamu keluarlah sendiri dari badan pesakit ni dan bawalah keluarga kamu menaiki kuda tu.”

Ali sempat berpesan tentang beberapa perkara seperti ketaatan kpd Allah dan tentang pentingnya Solat Tahajud. Ali kemudian mengucapkan lafaz ‘Allahuakbar’ beberapa kali seolah2 seperti menolak isteri dan anak2nya keluar. Ali adalah yg terakhir keluar dan pesakit mulai sedar.


*Semua yang berlaku adalah dengan izin Allah swt*

Tuesday, February 10, 2009

Pengalaman Merawat 11 - Jin tak berkaki

Setiap kali rawatan yg dilakukan mempertemukan sy dgn pelbagai watak jin yg berbeza2. Rawatan kali ini benar2 menyentuh perasaan sy.

Rawatan ke atas seorg pesakit wanita dimulakan dgn meletakkan besi rawatan ke atas bhgn jantungnya. Dgn tiba2 pesakit kerasukan dan menggenggam besi rawatan dan menusuk sendiri ke arah jantungnya sambil mengucapkan syahadah dan mengerang kesakitan. Sy tersentak dgn perlakuan ini dan mula menanyakan soalan kpdnya. Katanya dia(jin) ingin bunuh diri. Sy kata, "Sy lakukan rawatan bukannya bertujuan utk membunuh kamu, dan adalah haram bg kamu membunuh diri sendiri".

Setelah didakwahkan, jin saka yg bernama Siti ini mengakui kesalahannya & mula berbicara dgn petah sekali. Melihatkan Siti agak memberi kerjasama dlm pelbagai hal, sy menyuruhnya berjalan di sekitar tubuh pesakit dan mengajak kesemua jin2 lain bersama2nya meninggalkan pesakit. Beliau menjawab, "Maaf, sy tiada kaki...cacat". Sy tersentak buat kali yg kedua.

Siti sebenarnya tidak tahan hidup dlm keadaan berdosa buat sekian lamanya dan ambil keputusan membunuh diri krn beliau tiada pilihan lain. Beliau dilahirkan cacat dan tidak dpt bergerak ke mana2. Teknik2 tarik menggunakan tangan, botol dan serban sblm ini tidak langsung memberi apa2 kesan kpd beliau. Sy sedih melihatkan penderitaan Siti.

Sy: "Siti, apa kata kita cuba sesuatu."
Siti: "Cuba apa?"
Sy: "Mintak dgn Allah."
Siti: "Mintak apa?"
Sy: "Mintak kaki..."
Siti: (mengangguk tanda setuju...)

Doa dlm keadaaan sebak sy pohon pd Allah sambil di'amin'kan Siti. Selesai berdoa Siti terdiam beberapa minit dan pesakit mulai sedar. Sy suruh pesakit pejamkan mata dan mula memangil2 nama Siti. Siti muncul mengucapkan "Alhamdulillah" atas kurniaan Allah yg amat berharga itu. Walaubgmanapun Siti masih tidak mampu berjalan menggunakan 'kaki baru'nya dan hanya mampu berdiri dlm keadaan menggigil2. Siti kemudiannya melakukan kebaikan dgn membuat "pengumuman" kpd rakan2 yg lain supaya meninggalkan tubuh pesakit.

Siti akhirnya disedut 'direct' ke botol dgn hanya sekali sedut. Rakan2nya yg lain bergerak ke hujung kaki kiri sblm disedut ke botol dan dihantar ke SM.

*Semua yang berlaku adalah dengan izin Allah swt*

Pengalaman Merawat - Bebola Api

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.


Sebelum saya "memagar" asrama sebuah sekolah. Asrama ini memang terkenal dengan "kekerasannya". Sebagai rujukan dan koleksi pengalaman saya suka mengambil gambar dan merakam sesi rawatan.

Saya mengambil gambar dengan menggunakan kamera digital 8mp. Selepas mengambil gambar pegun, saya dapati terdapat objek macam "bulan" di asrama tersebut. Ada yang jelas dan tidak jelas kelihatan. Ianya tidak kelihatan dengan mata kasar.

Pada mulanya saya menyangka ia kesan objek pada lensa kamera tetapi setelah dibandingkan dengan gambar lain, kedudukannya berubah-ubah.

Inilah antara koleksi gambar-gambar tersebut. Apa pendapat ustaz?



Kursus di Melaka

JazakALLAH kepada tuan rumah Ust Wan Asrul yang berusaha keras menjayakan kursus ini







Minta maaf kepada para peserta jika terkasar bahasa dan semua kekurangan semasa kursus

Pengalaman Merawat -10 : Isu Sulit

Sy diberi kemudahan krn salah seorg pesakit wanita yg masih menjalani rawatan secara berkala begitu berterus-terang dlm pelbagai hal. Hasil dari dialog dgn jin2 di tubuh beliau dpt merungkai satu persoalan yg jarang2 dibincangkan.

Pesakit ini mengadu mengalami benjol pd bahagian kiri kemaluan beliau. Benjol ini telah menyebabkan beliau merasa kurang selesa dlm keadaan biasa atau ketika bersama suami beliau.

Tujuh jin wanita dikesan berada di sekitar kemaluan beliau. Mereka merupakan jin2 saka dan bukan jin2 sihir yg bertujuan utk merosakkan hubungan suami isteri. Sy menyatakan kemusykilan sy ttg kenapa mereka memilih utk tinggal di bahagian kemaluan dan bukan di bahagian2 anggota yg lain. 3 jawapan yg diperolehi ialah...untungnya berada di bahagian kemaluan...

1) memakan darah pd bahagian kemaluan
2) memakan darah haid setiap bulan
3) "tumpang nikmat" hubungan suami isteri

Dapat dirumuskan juga bahawa jin2 yg tinggal pd bahagian ini dapat tinggal dgn selesa dan tidak terkesan langsung dgn rawatan yg dijalankan kerana:

1) perawat jarang memberi fokus kepada bahagian alat sulit
2) pesakit merahsiakan perihal sulitnya kpd perawat

Teknik mengeluarkan jin juga (paling) sukar melainkan adanya kerelaan wanita dan hadirnya suami sebagai pembantu (menjadi 'kakitangan') kpd perawat.

Alhamdulillah dlm kes ini kesemua 7 jin2 tersebut berjaya dikeluarkan dan dihantar ke SM. Perlu ditegaskan di sini bhw adalah amat penting diwujudkan persefahaman antara perawat, pesakit dan mahramnya dlm menghadapi permasalahan sebegini.

*Semua yang berlaku adalah dengan izin Allah swt*

Thursday, February 5, 2009

Sandaran dan Pre-caution Membunuh Jin

Seorang bekas penuntut Akrine melalui sebuah forum/portal mempertikaikan 2 perkara yang melibatkan teknik rawatan saya.

Dia mempertikaikan kewajaran menyembelih atau membunuh jin dan juga apakah perawat benar-benar pasti jin itu mati.

Katanya apabila perompak atau pencuri masuk rumah kita adakah wajar kita bunuh hanya dengan kesalahan merompak atau mencuri sahaja? Begitulah juga dengan jin... kalau dia masuk dan ganggu kita, apakah wajar kita bunuh? Katanya lagi, sebenarnya jin tak mati dia buat-buat mati aje....

Sebagai perawat anda mestilah ada keyakinan dan keyakinan mestilah hasil dari ilmu. Persoalan bolehkah membunuh jin mestilah ada sandarannya.

Mari kita fahami mafhum hadis berikut:

Sabda RasuluLLAH SAW dari Abi Said al-Khudri "Sesungguhnya di Madinah ada golongan jin yang telah menganut agama Islam. Barangsiapa yang melihat sesuatu dari golongan Awamir (jin yang tinggal di rumah) maka hendaklah ia mengarahkannya ia keluar (sebanyak 3 kali). Jika ia enggan keluar bolehlah dibunuh selepas itu kerana ia adalah syaitan"

Berdasarkan hadis di atas ada beberapa iktibar yang boleh kita ambil :

1. Wujudnya jin Islam, maka amat silaplah golongan yang berpegang "sebaik-baik jin sejahat-jahat manusia"

2. Adanya kumpulan jin yang bernama "awamir" yang suka tinggal di rumah manusia

3. Jin boleh dilihat tetapi bukan pada bentuk asal

4. Boleh membunuh jin setelah diberi amaran sebanyak 3 kali

5. Tidak banyak perbezaan dari segi fizikal antara jin dan syaitan, apabila jin engkar ia dikategorikan sebagai syaitan

6. Jika jin masuk rumahpun boleh dibunuh tentulah lebih wajib membunuh jin yang masuk ke badan manusia. Kerana kerosakan apabila jin berada di badan lebih besar dari sekadar berada di dalam rumah.

Saya mengambil hadis ini sebagai sandaran dalam rawatan saya, harus diingat jangan sembrono mahu membunuh jin. Anda mestilah memberi amaran supaya jin berkenaan keluar dari tubuh terlebih dahulu. Amaran sebanyak 3 kali sekurang-kurangnya "keluar kerana ALLAH dengan izin ALLAH" kemudian tarik keluarkan sepertimana yang diajar (dengan serban, botol, direct dsb). Hanya selepas itu barulah jin berkenaan layak dibunuh.

Matikah jin bila disembelih? Soalan ini saya juga boleh tanya secara terbalik, tidak matikah bila disembelih?

Persoalan mati atau tidak bukan hak kita. Ini sama dengan kata-kata sembuhkah rawatannya? kerana yang memati dan menyembuh adalah hak mutlak ALLAH... jangan suka membuat andaian tanpa asas atau sandaran.

Wednesday, February 4, 2009

Isu Hangat... ambil iktibar



Akhirnya hantu kopek lepaskan ADUN
Dalam BN bersorak kegembiraan, kini terbongkar semua rahsia. Kisah pemimpin menipu, kisah rasuah yang di dedahkan, kisah tawaran habuan berjuta juta dan yang paling menarik ... kisah kehilangan tanpa berita Adun Adun yang melompat parti.

Malam ni mungkin diorang gembira meraikan kemenangan.... Yammmmm Seeeenngggggg !!!
Wakakakak !!!


Tapi sebelum ni, Jamaluddin kata dia sakit tulang belakang, Osman pula kata dia tidak sihat. Manakala mereka menghantar mangkok hayun mereka untuk menjadi wakil di sidang akhbar memberitahu alasan tipu mereka.

Lihat gambar di atas ... wakakaka !!! Ketawa terbarai barai .... !!!
Isteri nya pun tersengeh ... Wakakakak !!!
" Hmmm .... kaya lah aku ..."
" Bang aku nak rantai emas lilit leher, kaki, tangan, pinggang ... kalau boleh di tindik kat pusat"
Wakakakaka !!!


Aiiiikkkk !!! Najib pun ketawa sampai hilang mata ...

Tak sedar bahawa kehadiran mereka semua adalah bukti bahawa memang benar lah hantu kopek yang selama ini menculik Adun Adun ... Wakakakak !!

Kalau Adun di colek hantu kopek .... mungkinkah BALA pun di culik hantu yang sama?
Mungkin hantu kopek sudah syok sama Bala, sampai sekarang masih belum mahu di lepaskan ... Wakakakak !!!


Ketawa la lagi ... Wakakaka !!!

Dipetik dari: http://notoumno.blogspot.com/2009/02/akhirnya-hantu-kopek-lepaskan-adun.html

Sijl Kursus Akrine



AlhamduliLLAH sijil bagi peserta kursus intensif bulan Disember telah siap dan akan dipos kepada pelatih dalam tempoh terdekat. Jika anda tidak menerima sijil ini dalam tempoh 2 minggu dari tarikh siaran ini diharap dapat sms atau email Akrine.

Bagi peserta kursus sebelumnya sekiranya ingin memiliki sijil kursus silalah berhubung dengan pihak kami dengan memberi nama penuh, alamat dan tarikh serta tempat kursus. Pihak Akrine akan mengeluarkan sijil berkenaan. Sedikit bayaran dikenakan bagi tujuan di atas. Bayaran tidak ditetapkan sekadar sumbangan untuk tabung bangunan dan operasi harian Pusat Rawatan Islam Nur Ehsan sepertimana tertera pada ruang derma di sebelah kanan blog ini.

Salah satu kelebihan memiliki sijil ini adalah bertujuan untuk keahlian dalam Persatuan Mu'allij Malaysia yang sedang digiatkan pendaftarannya oleh AJK penaja persatuan berkenaan.

Berikan butiran anda secara sms ke o17-3646461 atau email ke akrine@yahoo.com

Monday, February 2, 2009

Kembali ke rahmatuLLAH

Saya baru sahaja menerima 2 sms dari sahabat2 berbunyi "Ust. Ismail Mahmud kembali ke rahmatuLLAH jam 4.50 ptg, ALFATIHAH"

Ust. Ismail adalah guru saya, beliau berguru terus dengan pengarang zikir Al-Manzil semasa belajar di India. Rumahnya tidak jauh dari rumah saya, kami saling membantu dalam kerja-kerja rawatan. Beliau pernah merawat arwah ibu saya. Beliau rapat dengan Ust. ismail Kamus dan Ust. Taib Azamuddin (MP Baling)

Teknik rawatannya amat cermat, beliau akan solat 2 rakaat sebelum melakukan rawatan. Ust. Ismail memukul menggunakan dengan sejadah dengan pukulan ringan... dia juga tidak menyentuh pesakit wanita.

Sebagai adik kepada As-syahid Ust. Ibrahim Libya kehidupannya dibayangi dengan ISA... semasa saya menjadi YDP Pas kawasan Selayang saya melantik beliau sebagai AJK Dewan Ulamak Kawasan. Setelah berapa ketika Ust. tidak aktif, bila saya menziarahi beliau, Ust memberitahu setiap kali dia bersama dengan program PAS apabila dia balik ke rumah 2 buah jeep polis sudah berada berhampiran rumahnya. Itulah sedikit dari cabaran yang dihadapi.

Apabila beliau mula sakit saya datang merawatnya... Ust menceritakan detik mula beliau diserang. seorang pemanggil memarahi beliau dan kemudian meletakan telefon. Semenjak saat itu beliau tidak boleh memandu kereta lebih dari 1km, beliau akan pening kepala. Apabila ingin berceramah, tiba2 beliau kehilangan idea... blank katanya. Saya scan.... Ust dapat merasakan pergerakan ditubuhnya.

Setelah sekian lama saya tidak menziarahinya, saya berusaha menziarahinya di Hospital Sg. Buloh. Hasrat saya tidak kesampaian kerana Ust. dipindahkan ke PPUM. Walau apapun wajah beliau dan doa saya sentiasa tidak pernah lepas dalam ingatan saya.

Kini saya kehilangan seorang guru yang mulia... saya yakin ALLAH lebih menyayanginya... telefon berdering lagi ... "Sheikh Ust. Ismail meninggal dunia...." kata abang Hisyam dari Pekan Kuang.

Semoga ALLAH menerima Ust. sebagai hambaNYA yang diredhai dan diberkati. AMIN

Blog/web Rawatan

My Favourite

Expose Mistik part-1

Expose Mistik Part 2

Expose Mistik Part 3

Teknik Tidurkan Jin

Senarai Perawat Luar Negeri

KLINIK RUQYAH DI LUAR NEGERI





  • Jordan
  • "Ayesh Quran: Cell: 00962795576723, ayeshquran@yahoo.com (Taibeh, Irbed, Jordan)
  • UK
    • Abu Junaid: 07834326225 (Birmingham and surrounding areas, UK)
    • Abdul Jabbaar: 07976918576 (Huddersfield and surrounding areas, UK)
    • Abu Abdullah As-Salafi: 07737557330 (Birmingham, UK)
    • Abu Abdullah: Ruqyashariyah@yahoo.co.uk, http://groups.yahoo.com/group/RuqyaShariyah/
    • Zaid : 07985667618 (Leicester, UK)
    • Sheikh Abu Hanifah (appears on the Islam Channel Q&A): 0208 471 5766 (London, UK)
    • Ibrahim At-turki: 07719380579 (Hertfordshire, North London)
  • USA
    • Abdulhakim Alhiyafi: (615) 668-2522 (Dallas, Tx 76107), the sheikh works in Sharia Academy and he travels to other states frequently.
    • Ahmad Al-Jabry: (313) 384-4509 (Dearborn, Mi 48126)
  • Germany
    • Abu Sufian: 01625365432 (Bonn)
  • Bosnia and Herzegovina
  • Morocco
  • Pakistan
    • Iqbal Salafi: TEL: 0092 51 5537998 (7AM-3PM PST), Mobile:0092 3335115646, Kashmiri Bazaar near masjid Darus Salaam, Ahl Hadith (RAWALPINDI-PAKISTAN)
  • Egypt
    • Waheed Abdul-Salam Balo: 0020105061850 (Egypt)
  • Yemen
    • Muhammad Al-Imam center (Ma'bar, Yemen)
    • Abdul-Qadir Al-Qudsy center (Al-Qadisiyah, San'a', Yemen)
  • Saudi Arabia
    • Abdul-Azeez Abu Djeen: phone: 4265211, cell: 055415020 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Muhammed Al-Subai'y: 055216484 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abdul-Azeez bin Jdeed: 055425132 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abu Abdullah: 054264125 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abdullah As-Sadhan: 055261525 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Nasir Armeeh: phone: 055425132, cell: 055212184 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abdullah Fahd Arsheedy: 0557556976 , 0557992665 (Al-Kharj, Saudi Arabia)
    • Khalid Al-habashy: the imam of Masjid Al-Sulayman (Jeddah, Saudi Arabia)
    • Munair Arab: (+966) 555708580, www.alroqia.com (Jeddah, Saudi Arabia)
    • Abdul-Azeez Muhammed Al-Kharmy: cell: 055663850, aziz1123@hotmail.com (Jeddah, Saudi Arabia)
    • Saleh An-Nah-Has: 0506575057 (At-Ta'ef, Saudi Arabia)
    • Ahmed Ard-dady: office: 048229319, cell: 0505302026 (Al-Madinah Al-Munawwarah, Saudi Arabia)
    • 'a'edh Al-Sharary: cell: 053650839 (Tabarjal, Saudi Arabia)
    • Sa'eed Al-Qahtany: 055759590 (Riyadh, Saudi Arabia)
    • Abu Mohammed Arsainy: 055143121 (Buraydah, Saudi Arabia)
    • Khalaf Aal-Baker: 054407544, (Al-aziziyah, Saudi Arabia)
    • Muhammed Al-ataiby: 052388818, 054449429 (Al-Khalidiyah, Saudi Arabia)
  • Kuwait
    • Abdullah Al-hadad: 3842452 (Al-Green, Kuwait)
    • Faysal Al-'anzy: 9279496 (As-Sableekhat, Kuwait)
    • Hady Al-'anzy: 9009019 (Al-Jahra', Kuwait)
    • Mohammed Al-Qaysi: 7989066 (Great Mubarak, Kuwait)
    • Abu Osamah: 7040056 (Kuwait)
  • UAE
    • Salah Abdul-Qader: 050/6111706 (Abu Dhabi, UAE)